Make your own free website on Tripod.com
 
_______________________
e    d    i    s    i         1   3
TINTA SAHABAT
  Keluhan seorang pro
  Take what comes
  Di kala hati bercahaya
  Discrimination from within
S A L A M   D A R I   E D I T O R
F O K U S
F I Q H
R E F L E K S I   D I R I
S U D U T    B A H A S A
K O L E K S I    S I N A R

Di Kala Hati Bercahaya
 
Manusia lahir di atas dunia ini dibekali dengan fitrah. Di samping itu manusia juga membawa nafsu dan keinginan yang selalu mewarnai corak dan kehidupan seseorang. Namun begitu Allah SWT telah membimbing manusia dengan wahyu dan akal yang ada pada dirinya sendiri, sehingga segala godaan dari syaitan dapat dihadapi dengan jiwa yang taqwa dan hati yang bersih.

Tidak semua jiwa mendapat hidayah dan bimbingan Allah, dan tidak semua jiwa mengetahui cara yang terbik dalam mendekatkan diri dengan Yang Maha Agung. Sehingga ramai yang tersesat ke lembah kebodohan dan kenistaan hidup yang berpanjangan. Sesungguhnya keteguhan jiwa itu dapat dicapai dengan aqidah yang kukuh, solat, zikir, doa, istighfar dan ibadah-ibadah yang dianjurkan Allah SWT untuk mengerjakannya.
 

Ya Allah, perkenankanlah aku menyintai Engkau, dan menyintai mereka yang Engkau cintai, dan perkara apa pun juga yang mendekatkan kecintaanku padaMu. Jadikanlah cintaMu lebih indah kepadaku daripada air dingin bagi orang kehausan.
 
Beramallah sesuai dengan anjuran Islam iaitu seperti yang diamalkan oleh Rasulullah SAW. Orang-orang mukmin yang sejati akan mengisi ruang masanya dengan berbagai amalan dan ibadah yang dapat mendekatkan dirinya dengan Allah SWT. Bibirnya sentiasa basah dalam berzikir, membesarkan dan mengagungkan Yang Maha Mulia, kemudian berdoa untuk mengharapkan keredhaan RABB. TIada sesuatu yang lebih bererti dalam kehidupan serang insan melainkan mendapatkan keredhaan Allah SWT.

Dalam berzikir dan berdoa ada masa-masa yang tertentu diberikan oleh Allah agar zikir dan doa kita diterima dan dimakbulkan-Nya. Alangkah lebih baik jika kita mampu mengisi dari setiap denyutan jantung kita dengan berzikir dan berdoa kepada-Nya. Kemudian menghayatinya sebagai satu amalan yang tidak mungkin terpisah dari kehidupan kita. Kerana insan yang beriman,  di kala pagi ia bertasbih dan berdoa, di kala petang ia tetap dengan kerendahan jiwanya dengan berzikir kepada-Nya. Di kala malam hari ia semakin menundukkan diri kepada Pencipta Yang Agung.

"Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhan-Mu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya. Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di dalam hati dan setiap selesai mengerjakan solat."    (Qaaf:39-40)